Tuesday, January 17, 2012

CLOSING

Akhir tahun ditutup dengan opname, awal tahun di buka dengan sakit-sakitan. Pertanda baik untuk tahun 2012.

Well, ucapkan salam manis perpisahan untuk blog ini, karena blog ini tidak akan di up date lagi. SEMOGA, tidak akan di update lagi. Menjadi kenangan pengalaman terbaik saja....

Beberapa minggu sebelumnya, hati ini merasakan kelegaan luar biasa. karena akhirnya aku mengetahui alasan utama dibalik kiah menyedihkan blog ini. Dia sudah memiliki kekasih baru :)) entah kenapa aku bahagia mendengar ini. Jelas bahwa aku mengerti alasan dia pergi dari ku, tidak lebih karena ketidakdewasaan hatinya.

Alasan kesulitan membagi waktu antara kuliah dan bekerja yang menyebabkan perpisahan namun beberapa bulan - aku kurang mengerti jangka waktunya, memiliki kekasih baru bukankah alasan itu terlalu dibuat-buat terlebih menghindari ku hampir 1 bulan. Aku hanya bisa tersenyum saat ku toleh kebelakang, betapa konyolnya diri ku.

Aku sudah tidak perduli lagi dengan nama itu, dia memang pernah singgah di hari-hari ku, namun hanya singgah, sementara, bahkan terlalu dini. Masih banyak waktu yang ku perlukan untuk memperdulikan sesuatu yang jauh lebih penting untuk masa depan ku.

Karena hanya akan ada nama dia disini, dan sudah tidak ada lagi dia bagi ku, maka untuk apa lagi blog ini dilanjutkan???

Keputusan terbaik untuk melangkah.

Terima kasih ruang kosong yang mau mengisi setiap kegundahan aneka rasa di hari ku. aku bersyukur memeliki tempat ini :)

Salam manis yang takkan merindu dari ku...


-aKu-

Thursday, December 29, 2011

Menjelang Akhir Tahun

2 hari menjelang akhir tahun.

Sepulang opname di rumah sakit akibat makan yang buruk, yaa, jam kegiatan yang semakin bertambah tapi konsumsi tidur dan makanan yang berkurang tak lebih menurunkan stamina dan kondisi tubuh.

Apa yang akan menjadi resolusi tahun depan? Banyak sepertinya. dan melupakan mu secara total akan menjadi point di list resolusi ku.

Aku lelah memikirkan mu terus menerus dan aku muak harus memalingkan pandangan pada tempat-tempat yang pernah menjadi kenangan antara kita.

aku ingin sekali membuang jauih bayang-bayang mu.

Tuesday, November 22, 2011

1 WEEK

Hari-hari ini aku mulai terbiasa tidak memikirkan mu,. Kamu tau? Berhenti memikirkan mu rasanya seperti angin segar bagi ku, begitu sejuk dan melegakan. Tidak seindah dan mudah memang, sisa-sisa luka itu terkadang masih muncul, setidaknya tidak setiap hari.

Walau..... perpisahan itu memiliki akibat terhadap diri ku.

Aku ingin kembali, seperti sebelum aku mengenal mu. Mudah tertawa tanpa terbeban, tidak membatasi diri dan terkurung dalam masa sukar. Aku ingin bisa bermain dengan bebas, bertemu banyak orang dan melangkah ringan. Duduk dalam transportasi umum tanpa pandangan kosong.

Sebegitu hebatkah engkau hingga membuat hidup ku seolah hancur tanpa arti? Atau aku yang berlebihan menyukai mu?

Hebat....

Aku benci waktu-waktu ini....

Sunday, November 13, 2011

HEART

I'M STILL LOVING YOU. UNTIL THIS SECOND. I'M STILL THINKING ABOUT YOU.

AND ITS HURT

CAN YOU LOVE LIKE THE FIRST MOMENT??

I MISS YOU.....

JANJI

Janji hanya akan menjadi sebuah janji yang sulit untuk diubah untuk ditepati. Rasanya terlalu lelah untuk mengatakan aku berjanji untuk tidak menangis akan peristiwa yang menyakitkan itu. Beribu-ribu janji telah disumpahkan, tapi tak kunjung satu pun tertepati.

Aku pikir 1 bulan cukup, ternyata butuh waktu yang lama untuk bisa menghilangkan rasa pahit ini. Keinginan kuat untuk bisa berjalan teggak tanpa menundukan leher sembunyikan raut haru. Hampir setiap hari aku memikirkannya. Sembari membiarkan lirik-lirik mengalun di gendang telinga, kenangan dan keinginan akan dia menari indah dipikiran ku. Itu menyiksa ku. Aku kesulitan menghentikannya.

Badan kurus ku semakin kurus. Muak mendengar setiap orang mengatakan itu. Aku semakin tidak suka makan, tidak ada selera untuk menelan makanan lezat itu. Tidur ku semakin hari semakin larut dan bangun dipagi buta untuk melanjutkan akifitas ku. Kegiatan ku hanya kekantor dan kuliah di akhir pekan. Tidak lagi terpikirkan untuk bersenang-senang dengan sahabat ku. Menolak orang-orang terdahulu yang khawatir terhadap ku. Aku pura-pura tidur saat mereka mengunjingi ku ke rumah. Aku menutup diri untuk bermain.

Aku kesepian.

Bolehkah aku tetap bertahan dan berjuang untuk mendapatkannya kembali?

Hahahahahaa, keberanian ku tidak sebesar itu.

Biarlah aku menahan sakit ini sampai waktunya tiba.....


Monday, October 31, 2011

TRAUMARAMA

Terlalu lama tidak memiliki keinginan untuk masuk ke ruang rahasia ini. Banyak sekali yang bisa diceritakan mengenai dia, tapi terlalu malas untuk mengetiknya kembali.

Sepertinya aku masih belum bisa bangkit 100%. Setiap kali berusaha menyukai beberapa lawan jenis di sekitar ku, standar ku yang ada pada mu sanggup melumpuhkan pikiranku. Kamu masih selalu bergentayangan di hari-hari ku. Aku benci hal itu.

Saat itu, aku memaksa diri ku untuk menyukai dia yang baru ku kenal, entah mengapa aku kesulitan membuka perasaan ku. Aku selalu membandingkannya dengan mu. Entah kelebihan apa yang ada pada mu, aku rasa kamu tidak lebih-lebih amat untuk bisa dibandingkan dengan mereka. Kalau aku pikir2, seharusnya kehilangan mu bukanlah seperti kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Tidak banyak yang kita lakukan, tidak banyak yang kau berikan pada ku. Kenangan indah pun rasanya tak sebannyak airmata yang kutumpahkan. Jadi, kenapa ini masih tetap sulit bagi ku ya?

Semalam aku menangis lagi. Baiklah, untuk kali ini aku pun masih bingung, apa alasan aku mengangis karena mu? Mungkin ada yang bisa membantu ku menjawab pertanyaan ini? Dan sepertinya, masih setiap hari nama mu tertanam dipikiran ku. Entah rasa kesal, emosi, kebencian, kenangan, atau apapulah itu. Masih saja kamu menyiram minyak panas ke kulit kering ini.

Satu hal lagi, aku gembira, disekelilingku banyak yang akhirnya menjalih hubungan dengan pasangan mereka dlam jarak yang cukup lama. Seperti hal yang terjadi antara kita, uppps, aku ke kamu maksudnya. Aku berharap sekali mereka tidak merasakan apa yang aku rasakan. Terdengar berlebihan memang, but honestly its so hard for me. Bahkan, setiap mendenger salah satu dari mereka bberapa kali berselisih paham, aku merasa wanita diperlakukan si pria sama seperti kamu memperlakukan aku.

WOW!!! Ini bukan traumarama kan?

Hhhhhh, aku hanya bisa menghela napas panjang, berharap ini berakhir dengan cepat. *Berdoa*

Wednesday, October 5, 2011

Ultraviolet

Demi aku yang pernah ada di hatimu
pergi saja dengan kekasihmu yang baru
dan aku yang terluka oleh hatimu
mencoba mengobati perih ku sendiri
aku yakin bisa, aku bisa tanpamu

Sebait lirik yang melambai merdu menoreh duka dipagi yang ceria. Lagi-lagi mentari menatap terik tanpa bisa kupandang, rasanya seperti habis berpandangan dengan sinar ultraviolet, sulit kembali menatap langit dengan normal. Tidak, mungkin tidak dapat melihat tepatnya. Tanpa alasan dan tanpa kejelasan. Blank. Mencoba mencari kepingan puzzle namun semakin menyakitkan saat kemungkinan yang terpikirkan.

Pagi ini, terbesit keinginan untuk tidak bertemu dengan mu. Permohonan terkuat untuk tidak pernah lagi melihat mu seumur hidup ku. Apa yang akan aku lakukan jika suatu waktu permohonan itu tidak terkabul? Membuang muka? Atau menghampiri dengan melemparkan tamparan di pipi kiri mu? Atau juga, saat kau berjalan bersama wanita lain, aku memaki dan mengatakan setiap kekecewaan ku atas mu didepannya? Entahlah, terlalu banyak pikiran jahat dikepala ku terhadap mu.

Tapi rasanya aku tidak akan melakukan hal itu. Kekanak-kanakan. Saat ini, kau  adalah masa lalu ku dan aku tidak ingin lagi melihat kebelakang. Meski senyum yang kau berikan saat lalu, aku tidak ingin mengingatnya lagi. Tidak penting lagi alasan-alasan atau penjelasan-penjelasan yang selama ini aku paksa dengar dari mu. Semua itu hanya menambah goresan diluka yang sama.

A pessimist focuses on the problems, concentrating on the reasons why something cannot be done.
The optimist sees those same problems, but he sees them from the perspective of God’s presence.

salah satu inspired word yang dikirimkan ke email ku pagi ini.

Aku memilih untuk menjadi seorang yang optimis, tanpa berkonsentrasi pada alasan-alasan kenapa ini semua bisa terjadi. Kehadiran Tuhan mampu membuat ku bangkit. Keterpurukan takkan mampu membunuh hari-hari ku. Seperti pelangi sehabis hujan. Keindahan pelangi akan muncul setelah hujan. Keindahan senyuman akan muncul setelah kehadiran air mata.

NO MORE YOUR NAME IN MY LIFE.

Salah satu cara efektif melupakan cinta lama adalah dengan menemukan cinta baru.

Hahahahaha... Terdengar mudah ya. Aku percaya, di waktu yang tepat, dan semoga cepat, aku menemukan pengganti mu. Pengganti sosok yang kuyakini dialah yang terakhir. Dan bodohnya, aku berharap pengganti mu adalah kamu yang baru. Ya, terlalu bodoh. Tapi sudahlah, kelak "dia" merupakan kiriman terbaik, siapapun dia.

Hei kamu, aku tau aku tidak berhak menghakimi mu. Kamu tidak seperti yang aku tau, kau lebih pengecut dari seekor curut. Dan aku, lebih bodoh dari induk curut, sulit membenci mu, sulit melupakan mu. Tapi aku kuat seperti banteng yang dikejar cheetah dipadang gersang. Aku mampu melupakan mu, aku mampu menyembuhkan duka ini dan aku mampu tanpa mu.

Pergilah.... Gapai impian hidup mu.